Guru Honorer Minta Tambahan Afirmasi PPPK, BKN : Bisa Rusak Satu Generasi Republik Ini,

Gtkjatim.com - Para Guru Honorer meminta agar ada tambahan nilai afirmasi khusus untuk honorer yang menjadi peserta tes PPPK Guru 2021.

baca juga : Pengumuman Tambahan Ketentuan Pelaksanaan Seleksi Kompetensi 1

Hal ini dikarenakan banyak guru honorer yang tidak bisa lulus passing grade PPPK 2021 yang sudah ditentukan.

Guru Honorer Minta Tambahan Afirmasi PPPK, BKN : Bisa Rusak Satu Generasi Republik Ini,
Guru Honorer Minta Tambahan Afirmasi PPPK, BKN : Bisa Rusak Satu Generasi Republik Ini,


Para Guru Honorer beralasan materi dan kisi-kisi yang diberikan Kemendikbudristek melalui Guru Belajar Seri Calon ASN PPPK tidak sesuai dengan materi yang diujikan saat Uji Kompetensi PPPk Guru Tahap I.

Akibatnya banyak guru honorer yang kelabakan saat mengerjakan soal-soal Uji Kompetensi PPPk Guru Tahap I karena tidak sesuai dengan yang selama ini dipersiapkan.

Bima Haria Wibisana selaku Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa afirmasi diberikan hanya untuk kompetensi teknis. 

baca juga : Latihan Soal Try Out PPPK Guru Kompetensi Sosio Kultural Lengkap

Untuk kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara tidak masuk kedalam program afirmasi.

Artinya, Peserta Uji Kompetensi PPPk Guru Tahap I harus memenuhi passing grade yang sudah ditentukan, yakni kompetensi manajerial dan sosiokultural 130, wawancara 24 dan kompetensi teknis yang disesuaikan dengan Mata Pelajaran yang diampu dan Jenjang Sekolah tempat mengajar.

Bima mengungkapkan bahwa pemberian afirmasi ini untuk membantu para guru honorer agar banyak yang lulus di Uji Kompetensi PPPK Guru.

baca juga :  Latihan Soal Try Out PPPK Guru Kompetensi Material Lengkap

Namun, ketika sudah diberikan afirmasi kemudian diberikan kesempatan tes sampai tiga kali masih tidak lulus, siapa yang harus disalahkan.

"Kalau anak-anak itu diberi guru yang jauh lebih baik bagaimana? Alangkah baiknya pemda menyediakan pekerjaan lain untuk guru honorer yang tidak lulus itu," ucapnya dikutip dari jpnn.com.

Bima juga menambahkan bahwa pemerintah wajib menyiapkan guru PPPK yang bisa mengantarkan anak didiknya dalam menggapai masa depan yang lebih baik di dunia yang makin kompetitif ini.

baca juga :  Latihan Soal Try Out PPPK Guru Mata Pelajaran PAI

Jadi, semua tidak bisa diluluskan begitu saja karena dasar rasa kemanusiaan.

"Bagaimana masa depan generasi penerus bangsa ini?", Lanjutnya.

Suharmen selaku Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN menyatakan bahwa hasil Uji Kompetensi PPPK Guru ini menunjukkan fakta kondisi guru honorer Indonesia.

"Sebagian besar tidak lulus passing grade jika berdasarkan nilai murni. Mereka bisa memenuhi passing grade karena ditambahkan afirmasi komprehensif teknis. Itu pula keberpihakan pemerintah atas pengabdian mereka selama ini," ucapnya.

Kalau semua dipaksakan diangkat walaupun tidak memenuhi passing grade (setelah mendapat afirmasi), Deputi Suharmen menyatakan yang harus dipikirkan adalah dampaknya terhadap anak didik. Bagaimana bisa mendapatkan siswa yang berkualitas bila gurunya saja kualitasnya dipertanyakan.

"Bisa rusak satu generasi republik ini," tegasnya.

Apakah anda setuju dengan 2 pernyataan pejabat BKN ini ? Mari Diskusi Di Komentar

artikel ini pernah tayang di jpnn.com dengan judul Penegasan 2 Pejabat BKN soal Afirmasi PPPK Guru 2021, Honorer Mungkin Kaget

7 comments for "Guru Honorer Minta Tambahan Afirmasi PPPK, BKN : Bisa Rusak Satu Generasi Republik Ini,"

  1. Pak jangan membuat kau buat regulasi dgn.iming try out dgn kisi2 yg lots sehingga kita terbuai dgn dgn modulmu yg lots itu tapi apa yg kau lakukan hampir 100 soal teknis kau beri soal hots dan sekarang kau bilang kami bodoh semua tdk beres PG dibuat berbeda dari jaman dulu sampai pemerintah tahun kmrn PUn PG ga pernah bervariasi itu tdk adil dan lagi tdk fair PG diberikan seminggu sebelum ujian bukan pada saat pendaftaran apa itu tidak dzalim mungkin kau skrg bs berkata enteng begitu pak tapi dengan keringat dan peluh kami ini mengabdi kau tdk menghargai sedikitpun mungkin di dunia itu Allah tdk menghukum mu.tapi nanti di akhirat rezimmu ini akan aku tuntut dan kau akan tahu arti kata katamu itu

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Orang ini berlagak sok pandai, sok generasi terbaik. Padahal jika dia disuruh mengerjakan soal HOTS semacam itu. Saya yakin dia pun gak bakalan lolos PG.
    Emangnya baik dan rusaknya generasi di ukur dengan mengerjakan soal-soal P3K? Siapa yang baik dam siapa yg mundur? Lihat sana para pejabat2 koruptif. Itu termasuk generasi mundur atau maju? Di atas kertas mingkin mereka cerdas tpi ya gak punya moral. Apa seperti itu yang diingkan bapak?

    ReplyDelete
  4. .kami guru sma harus meraih pg 290 , sementara guru smp hanya 205 dengan mapel yg sama ,, padahal kompleksitas dan tingkat berfikir materi kita lebih luas dan kompleks. 1 menit disuruh membaca memahami menganalisa ,, 290 = 205 ??

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Bapak yg dua ni disuruh ngerjakan soal hots pasti gak mencapai PG, apakah dgn mengerjakan soal selama 3 jam dapat menentukan generasi bermoral dan memiliki generasi baik, buktinya di rezim ini banyak yg korupsi, apakah yg salah gurunya dulu he he.. .

    ReplyDelete
  7. ya betul, memang harusnya begitu.
    bagi yg tdak lulus, bisa saja tetap bekerja sebagai tendik dsb.
    sama2 tdak saling merugikan

    ReplyDelete